Unity3D

Ayo Membuat Game – Mengenal Unity3D

Halo,

Kembali lagi di sesi tutorial, setelah sekian lama StudioIndependent sedang sibuk dengan pengembangan game terbarunya (yang nanti akan di post di blog untuk updatenya :D), kali ini dalam sesi tutorial akan membahas mengenai Unity3D.

Apa itu Unity3D? buat yang belum mengenal, unity3D adalah software pengembangan game 3D/2D yang sudah sangat terkenal dan banyak digunakan baik oleh pengembang game indie ataupun profesional. Software ini ditujukan untuk siapa saja yang ingin membuat game 3D/2D ataupun aplikasi baik untuk mobile, desktop, web, dan konsol.

Tentu ini sangat menarik bagi para pengembang game, dikarenakan pembuatan game bisa jauh lebih cepat dan mudah.

nah seperti apa game yang bisa dibuat oleh unity3D? mari kita lihat beberapa screenshot game yang dibuat menggunakan unity3D.

screenshot1_480x800

Shadow Gun

Firewatch

Crossy Road

pocoeco

dan dibawah ini mari kita lihat kompilasi video game yang dibuat dengan menggunakan unity3D

 

dan yang menarik lagi unity3D dapat membuat game ataupun aplikasi menggunakan teknologi AR (Augmented Reality) ataupun VR (Virtual Reality) yang telah disediakan oleh unity3D, menarik bukan😀. Dan tentunya software ini gratis!!

nah tunggu apalagi, untuk yang belum menggunakan unity3D segera download dan install, karena pada post berikutnya, akan ada  tutorial membuat game dengan unity tanpa programming. Yups, tanpa programming sedikit pun, sehingga kalian dapat membuat game dengan unity3D tanpa perlu menguasai pemrograman C# atau Javascript yang biasa digunakan dalam unity3D. Buat kalian yang tidak terbiasa dengan programming atau ingin belajar membuat game dengan unity3D tanpa harus menguasai programming, pastikan tunggu tutorial berikutnya😀.

 

2 comments

  1. Moshe Adriano Yosef Feit · July 7, 2015

    Entah apa tujuannya, tapi menurut saya tidak baik mengajarkan membuat game tanpa coding sekalipun. Soalnya di post ditulis: “…tanpa perlu menguasai pemrograman C#..”

    Itu hanya memperburuk. Program lain develop without code seperti Stencyl, Construct, dan lain-lain memang tidak perlu coding. Tapi tetap mengajarkan elemen bahasa pemrograman. Programnya mirip seperti CodeAvenger.

    Untuk mengajarkan pemrograman yang terfokus ke game, yang paling mudah bisa menggunakan PyGame. Terbukti adek saya berumur 8 tahun saja bisa bikin mini-game sekarang setelah saya ajarkan PyGame. Baik menggunakan Python, bahkan menggunakan OOP complex seperti C++ dalam Blender Game Engine.

    Essential pemrograman tetap harus diajarkan, kalau memang mau memperkuat komunitas developer game di Indonesia.

    Sehingga tanpa tools sekalipun, karena mengerti pemrograman, bisa menciptakan game, seperti yang saya buat disini: http://moshefeit.com/2015/06/25/boredom-coffee-production-2-simple-game-jumping-jumper/

    Salam =)

  2. thestudioindependent · July 8, 2015

    Sepertinya ada sedikit kesalahpahaman, di dalam artikel belum diberitahukan tools yang akan digunakan, dan dalam tools yang digunakan nanti akan menggunakan visual scripting berbasis FSM yang artinya akan mengajarkan elemen pemrograman. Yang ditekankan disini adalah lebih kepada pemula yang benar – benar ingin membuat game tanpa harus mundur karena takut melihat/mendengar tentang pemrograman, dengan harapan kedepan mereka akan mampu menguasai software unity, mengetahui proses pembuatan game dan menjadi lebih tertarik dengan pemrograman dikarenakan sudah mendapatkan elemen pemrograman dari tools visual scripting yang nanti akan dipelajari🙂 .

    Selain itu ditujukan juga untuk seorang game artis yang ingin mencoba mengimplementasikan idenya secara cepat, karena dengan menggunakan tools ini dapat mempercepat proses pembuatan sebuah prototype, sehingga akan membantu game artis mempresentasikan idenya dalam bentuk prototype.

    Maka dari itu di dalam artikel ditulis tanpa perlu menguasai pemrograman C# karena target penulis memang spesifik. Tidak semua orang mampu dan bisa mengerti langsung diajarkan programming dan tentu kebutuhan setiap orang berbeda – beda.

    Saya rasa tujuan anda dan tujuan penulis tetap sama yaitu membangun dan memperkuat komunitas developer game Indonesia, hanya saja cara yang ditempuh sedikit berbeda.🙂

    Mungkin cara anda mengajarkan secara langsung dengan pemrograman, disisi lain penulis mengajarkan dengan visual scripting, yang artinya disini berarti saling melengkapi bukan?🙂

    Selain itu, silahkan anda lihat artikel lain di blog kami, beberapa artikel mengajarkan tutorial membuat game dengan pemrograman langsung.🙂
    https://thestudioindependent.wordpress.com/category/tutorial/

    Akhir kata, terima kasih atas saran dan kritikan anda yang membangun. Game anda menarik, kami tunggu game – game anda berikutnya.

    Salam.🙂

Comments are closed.