Pemenang Games Developer Competition Compfest 2011

Compfest

Penulis : Javax

Hi all, kali ini penulis akan membahas mengenai Pemenang dari Games Developer Competition Compfest 2011. Yang belum tau Compfest itu apa, Compfest adalah Computer festival yang diadakan oleh Fasiltas Komputer Universitas Indonesia. Ada banyak acara dari festival ini diantaranya adalah Workshop, Seminar, Entertainment, Exhibition dan masih banyak lagi pastinya.
Untuk bagian kompetisi ada beberapa kategori, di antaranya ada lomba programming, Blogging, Game Design Competition (mungkin lebih tepatnya Game Making Competition/Game Developer Competition kali yah, karena Game Design mempunyai arti sendiri), dan robotic competition.

Di kompetisi Game Design, ada beberapa pemenang diantaranya dari ITB dan UI. Nah disini penulis sudah melihat beberapa game dari peserta, dan ternyata banyak yang luar biasa karyanya.
Nah mari kita bahas satu – satu.

Defender Apocalypse

Defender Apocalypse yang dibuat oleh Tim Dongskar Pedongi dari ITB ini, merupakan sebuah game yang bergenre tower defense. Sebetulnya tipe game seperti ini sudah cukup banyak, dan biasanya yang membuat berbeda dari jenis game tower defense yang lainnya adalah elemen pemanis dari gameplaynya atau konsep temanya.
Sayangnya Defender Apocalypse ini ada sedikit yang kurang, terutama untuk art, jika saja Artnya bisa lebih ditonjolkan, game ini bisa dapet nilai tambah, dikarenakan genre tower defense sudah banyak beredar, sedangkan Tema yang diusungkan di lomba Compfest ini adalah inovasi. Dari keseluruhan tetap game ini patut diacungi jempol.πŸ˜€

Cacoon

Cacoon, game besutan dari tim Phinisi ITB ini, memiliki konsep yang cukup unik. Tema yang diambil mengenai lingkungan, sesuai dengan lingkungan saat ini yang cukup memprihatinkan dengan banyaknya sampah – sampah yang berserakan dan menumpuk, Karakter utama di game ini adalah cacing, dimana cacing ini akan bertugas membersihkan sampah – sampah yang menumpuk.
nah tugas dari player adalah membersihkan sampah – sampah yang terkubur di tanah dengan cara menjatuhkan batu ke tanah. Batu yang telah jatuh itu akan membuat sebuah lubang, lalu player harus menggerakan cacing agar berjalan ke lubang dan mengambil sampah.
Dari sisi teknis, Tim Phinisi ini menggunakan Engine LibGdx, LibGdx merupakan Game engine yang cukup bagus, dimana kita dapat membuat game untuk desktop dan juga android, cukup sekali bikin bisa untuk dua platform sekaligus.πŸ˜€

Gundu Tubruk!


Game yang mengangkat tema Lokal ini dibuat oleh Tim Org.com Softworks dari ITB. Konsep yang diusung oleh tim ini cukup unik,selain mengambil tema lokal, game ini juga mempunyai tampilan art yang cukup menarik.
Gameplay dari game ini merupakan turn based system, dimana pemain saling bergantian memainkannya.
Selain itu di game ini terdapat beberapa mode game yang dapat dimainkan seperti buletan, apolo dan lain lain.
Secara keseluruhan game ini sangat menarik terutama dari style art yang cukup memukau player.πŸ˜€

Dendy’s Puzzle

Nah setelah dari tadi kita lihat pemenang kebanyakan dari ITB, kali ini pemenang berasal dari tuan rumah pembuat acara Compfest yaitu UI. Tim yang bernama Choco Art ini mempunyai game bergenre puzzle dan mengusung dengan tema sci-fiction. Terlihat dari gamenya, player mengendalikan sebuah robot, robot ini nanti harus menggerakan kotak – kotak ke tempat yang telah ditentukan.
Mirip dengan game puzzle box. Nah menurut penulis, nilai tambah dan serunya dari game ini adalah, game ini support multiplayer, yang artinya kita bisa memainkan game ini bersama teman – teman atau pacar tercinta (eeeehh) :p, seru pastinya kita bisa memecahkan game puzzle bersama – bersama, tentu ini merupakan jadi nilai tambah untuk game ini.
Untuk Style Art yang digunakan cukup menarik, terlihat sekali style sci-fictionnya dan memberikan kesan yang menarik di mata.

Nah itu tadi beberapa pemenang dari Compfest 2011 yang diadakan fasilkom UI. Tadinya penulis mau ikut kompetisi ini tapi sayang waktunya tidak cukup karena kesibukan dan lain hal.
Game yang dihasilkan dari anak bangsa terbukti bahwa kualitasnya tidak kalah dengan negeri seberang, berharap semakin banyak acara seperti ini yang dapat mendorong dan membangun kreatifitas anak bangsa, terutama dalam bidang Industri Game.πŸ˜€

Penulis juga mengucapkan semangat kepada para pemenang Game Design competition, semoga bisa memberikan motivasi kepada teman – teman Games Developer seperjuangan lainnya, dan berharap acara selanjutnya pemenang yang keluar tidak dari Universitas saja tetapi bisa dari kalangan Independent atau Umum.πŸ˜€
Btw, kira – kira kapan yah game para pemenang masuk ke Market android, penasaran mau mencoba secara langsung gamenya.πŸ˜€
Ok segitu saja sedikit ulasan mengenai Compfest.

Good Luck Guys.
Salam Hangat StudioIndependent.