Pong Droid Series – Part 1

Oleh: Krishna.W

Hai.. Di postingan kali ini, gw mau sharing tentang pembuatan game Pong.
Tanya: Koq Pong lagi?
Jawab: Karena di tutorial ini gw akan membahas tentang pemrograman game pada platform android. Jadi untuk demo game-nya gw memilih Pong, karena base logicnya mirip dengan Pong untuk Blackberry yang pernah gw sharing disini sebelumnya Tutorial Game Pong untuk Blackberry

Oke, sebelum masuk ke coding gw akan menerangkan secara singkat tentang platform android.

Apa itu Android?
Android adalah seperangkat software untuk smartphone yang meliputi: Operating System (OS), middleware, dan aplikasi inti.
Beberapa fitur dari Android ini, antara lain:
a. Application framework.
b. Dalvik virtual machine. (Apa sih dalvik itu? Bisa dilihat disini: What is Dalvik VM ?)
c. Optimized graphics:
– custom 2D graphics library. (Ini yang akan kita gunakan untuk membuat game Pong)
– 3D graphics based on OpenGL ES 1.0 (tutorial tentang OpenGL ES ini pernah dibahas disini: OpenGL ES tutorial)
– Accelerometer (imho, fitur ini menarik untuk diintegrasiin ke dalam gameplay.. Hehehe)
– Rich Development Environment, meliputi: emulator, debuging tools, memory profiling dan plugin untuk Eclipse.
Untuk penjelasan lebih lengkapnya tentang apa itu android bisa dilihat disini: What is Android?

Application Fundamental
Di bagian ini gw akan membahas tentang beberapa hal yang akan digunakan dalam pemrograman untuk platform android.
Aplikasi android dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Java (untuk yang sudah terbiasa dengan C, C++, atau C# mungkin tidak akan mengalami kesulitan untuk belajar pemrograman di android.. hehe)
Sourcecode yang sudah dibuat (termasuk data dan resource seperti image, sound) kemudian akan di-compile oleh Android SDK tools menjadi suatu file dengan ekstensi .apk, file .apk ini yang kemudian akan diinstal ke smartphone.
Suatu aplikasi android tersusun dari komponen-komponen yang masing-masing memiliki tugas dan siklus hidupnya sendiri. Ada empat tipe komponen dalam aplikasi android, yaitu:
– Activities
Suatu activity merupakan representasi dari satu layar dengan user interfacenya. Misalnya, dalam game Pong yang akan kita buat nanti ada activity yang merepresentasikan layar menu dalam game. Lalu ada activity yang merepresentasikan layar untuk memainkan game Pong.
Activity diimplementasikan sebagai subclass dari class Activity, untuk info lebih lanjut bisa dilihat disini: Activities developer guide

– Services
Service adalah suatu proses yang dijalankan di background. Misalnya, untuk memutar lagu pada saat user sedang menjalankan aplikasi yang lain pada saat bersamaan. Komponen service ini tidak menyediakan user interface.
Service diimplementasikan sebagai subclass dari class Service. Untuk info lebih lanjut bisa dilihat di sini: Service developer guide

– Content Providers
Content Provider mengatur data aplikasi yang dapat di-share. Pada platform android, kita dapat menyimpan data ke dalam sistem file, database SQLite, di web, atau di tempat penyimpanan data yang lain yang bisa diakses oleh aplikasi yang kita buat. Dengan menggunakan Content Provider, aplikasi lain dapat mengakses data tersebut. Misalnya untuk melakukan query data atau bahkan memodifikasi data tersebut (jika diijinkan oleh Content Provider).
Content Provider diimplementasikan sebagai subclass dari Content Provider dan harus menggunakan sekumpulan API standar agar aplikasi lain dapat melakukan transaksi data dengan aplikasi yang kita buat.
Untuk info lebih lanjut, bisa dilihat disini: Content Provider development guide

– Broadcast Receiver
Broadcast Receiver adalah komponen yang merespon terhadap pemberitahuan yang di-broadcast oleh sistem atau oleh aplikasi lain. Misalnya pemberitahuan oleh sistem kalau baterai akan habis.
Broadcast Receiver diimplementasikan sebagai subclass dari class Broadcast Receiver. Dan kemudian akan dikirimkan sebagai objek Intent. Untuk info lebih lanjut bisa dilihat disini: Class BroadcastReceiver

Wow, cukup panjang juga ya penjelasan tentang komponen-komponen yang digunakan dalam suatu aplikasi android.. ^_^
Untuk penjelasan yang lebih lengkap tentang materi diatas, bisa dilihat disini: Android application fundamental

Dalam pembuatan game Pong Droid ini, gw akan menggunakan komponen activity, yang akan merepresentasikan layar-layar dan user interface yang digunakan dalam game.

Ada satu hal lagi yang perlu kita ketahui tentang komponen dalam aplikasi android, yaitu:
– Manifest File
Agar sistem android dapat menjalankan komponen-komponen dalam aplikasi yang kita buat, maka komponen tersebut harus kita deklarasikan dalam file manifest: AndroidManifest.xml
Dalam file manifest tersebut kita juga harus mendeklarasikan spesifikasi yang dibutuhkan oleh aplikasi yang kita buat.

Oke… Setelah berkutat dengan teori dan penjelasan, sekarang saatnya menyiapkan tools yang dibutuhkan untuk pemrograman game di android. IDE yang gw pakai untuk pembuatan game Pong ini adalah Eclipse.
Untuk SDK androidnya bisa di-download disini: Android SDK .
Penjelasan tentang instalasinya ada disini: Instalasi SDK Android ^_^

Kemudian, sesudah menyiapkan tools yang dibutuhkan kita akan langsung terjun ke Part 2 dari Pong Droid Series ini.. It’s time for coding..
See you all in the next part.. ^_^

Posted with WordPress for BlackBerry.